Hal ini yang menjadi alasan Fakultas Tekhnik Universitas Widyatama menggelar Hacking Competition di BeMall, bertepatan dengan Bandung Comtech, 12-16 November 2008.
"Hacking merupakan suatu tindakan menerobos pintu kelemahan sesuatu. Jadi dengan hacking justru kita bisa melihat kelemahan sesuatu sehingga kita bisa membuat sesuatu yang lebih baik," ujar Benny Yustim selaku ketua pelaksana saat diwawancarai, Sabtu (15/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benny kemudian mencontohkan, operating system Linux yang justru dihasilkan karena para hacker menemukan kelemahan dalamย aplikasi lain. "Dari penemuan itu, muncullah aplikasi lain yang punya kelebihan yaitu Linux," lanjutnya. "Jika ada sesuatu yang melenceng dan merugikan, itu sudah tidak dinamakan hacking lagi, melainkan cracking. Jadi diharapkan dengan kompetisi ini akan ada lagi terobosan-terobosan yang lebih baik dari sebelumnya," tambah Benny.
Selain kompetisi hacking, digelar juga beberapa acara lain seperti lomba pemrograman, konsultasi, juga seminar pembuatan Blog. "Semua kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk melaksanakan salah satu dari Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu mengabdi pada masyarakat," jelasnya. Kompetisi ini dibuka untuk umum dengan biaya pendaftaran Rp.15000 per orang. Peserta terbuka untuk umum termasuk dari kalangan siswa SLTA juga mahasiswa.
Bandung Comtech 2008 yang mengangkat tema IT Education & Expo, juga diramaikan beberapa kegiatan lain seperti demo dan pelatihan membuat robot dari ROCI (Robotic Organizing Comunite Indonesia), workshop fotografi, animasi, software dan lainnya. Sementara bagi yang ingin berbelanja barang-barang elektronik, juga tersedia banyak paket dan program diskon yang menarik.
*)Penulis merupakan mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Semester 7. Tulisan ini dibuat dalam kegiatan Sehari Menjadi Wartawan Detikcom di BeMall, 12-16 November 2008. (lom/lom)











































