Polwiltabes dan BNN Gelar Razia Diskotek

Polwiltabes dan BNN Gelar Razia Diskotek

- detikNews
Sabtu, 15 Nov 2008 10:24 WIB
Polwiltabes dan BNN Gelar Razia Diskotek
Bandung - Jajaran Sat Narkoba Polwiltabes Bandung dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung menggelar razia di beberapa tempat hiburan di Kota Bandung. Razia ini merupakan razia terbesar yang melibatkan personel polisi dan anggota BIN terbanyak dari razia-razia sebelumnya.

Razia yang dimulai pukul 00.30 WIB ini diikuti oleh puluhan petugas gabungan dari jajaran Polwiltabes Bandung. Mulai dari Sat Narkoba hingga polisi pariwisata.

"Kita akan perangi narkoba di Bandung. Razia-razia seperti ini akan terus kita lakukan untuk menghentikan peredaran narkoba di Kota Bandung. Nanti jika ada yang terbukti positif mengkonsumsi narkoba akan kita proses," ujar Wakil Kapolwiltabes Bandung AKBP M Iswandi Hari yang malam tadi hadir bersama Ketua BNN sekaligus Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivananda, Sabtu (15/11/2008) dini hari.

Menurut Wakapolwil, razia kali ini merupakan razia terbesar dan terbanyak melibatkan anggota polisi dan anggota BNN.

"Kita bawa sekalian mobil dari BNN dan dokternya sehingga bagi yang dicurigai mengkonsumsi narkoba langsung dites dan langsung ketahuan hasilnya. Dalam 10 tahun terakhir, ini yang paling banyak dan paling besar," terang Wakapolwil.

Senada dengan Wakapolwil, Ketua BNN Ayi Vivananda menyatakan pihaknya akan serius dan fokus terhadap pemberantasan peredaran narkoba di Kota Bandung.

"Kita akan serius memberantas narkoba di Kota Bandung. Tidak ada lagi tempat buat peredaran narkoba di Bandung. Kita akan selalu kerjasama dengan polisi untuk melakukan razia-razia semacam ini. Saya juga berterima kasih kepada pemilik dan manajer tempat hiburan yang kooperatif dalam razia ini," ujar Ayi yang malam itu terus mengikuti hingga razia berakhir sekitar pukul 03.45 WIB.

Razia diawali di Amnesia, Paskal Hyper Square, Jalan Pasir Kaliki, Mansion Parisj Van Java dan berkahir di Embassy Cihampelas Walk. Para petugas langsung masuk ke dalam ruang diskotek dan meminta kepada pihak manajemen mematikan musik dan menyalakan lampu. Melalui pengeras suara, petugas dari BNN memperkenalkan diri dan menyatakan maksudnya. Para pengunjung diminta untuk bersikap kooperatif.



Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(afz/ema)


Berita Terkait