Sebelum Pendemo Datang, Pedagang Marak di Gedung Sate

Sebelum Pendemo Datang, Pedagang Marak di Gedung Sate

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 12 Nov 2008 10:19 WIB
Sebelum Pendemo Datang, Pedagang Marak di Gedung Sate
Bandung - Ibarat pepatah ada gula ada semut. Mengetahui akan ada demo besar-besaran hari ini di Gedung Sate, sejak pagi tadi para pedagang menyerbu Gedung Sate. Ada sekitar 26 pedagang yang menggelar dagangannya di sekitar Gedung Sate.

"Saya tahu ada demo besar-besaran hari ini dari petugas keamanan dalam (Kamdal) Gedung Sate. Katanya yang datang ribuan. Makanya saya datang ke sini. Lumayan buat cari rezeki," ujar Kholil (43), seorang pedagang rokok dan minuman saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (12/11/2008).

Hal senada dikatakan oleh Ajat (27) pedagang kerak telor. "Jika ada demo saya sering nongkrong di sini. Demo kali ini saya menyiapkan 25 porsi kerak telor. Biasanya saya hanya menyiapkan 15 porsi," tutur Ajat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikbandung, aktifitas pedagang sudah menyiapkan dagangannya masing-masing. Keamanan di sekitar Gasibu terlihat ketat. Ada 200-an polisi tersebar dibeberapa tempat.

Ada 8 truk Dalmas dan satu unit water canon terparkir di halaman Gedung Sate. Arus kendaraan masih normal. Jalan Diponegoro, tepat di Gedung Sate belum ditutup. Biasanya jalan akan ditutup jika massa yang demo mencapai ratusan.

Informasi yang berhasil dihimpun, rencanannya demonstrasi akan digelar sekitar pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, sekitar 500 buruh yang tergabung dalam Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Cimahi mendatangi Gedung Sate, Selasa (11/11/2008). Mereka melakukan aksi agar Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, mengabaikan SKB 4 menteri tentang penetapan upah minimum, karena menyengsarakan buruh.

Para buruh juga mengancam akan melakukan aksi serupa selama 3 hari di Gedung Sate jika gubernur tidak segera membatalkan atau menolak SKB 4 menteri.
(afz/afz)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads