"Sesaat setelah disekap saya berhasil ke luar. Saya langsung minta bantuan kepada Polantas yang sedang berjaga di Taman Pramuka (depan lokasi kejadian - red). Dengan menggunakan motor bebek kita kejar mereka hingga pintu Tol Pasteur. Sayangnya mereka berhasil kabur," tutur Yanto saat ditemui usai dimintai keterangan oleh polisi di Mapolresta Bandung Tengah, Senin (10/11/2008).
Saat itu, tambah Yanto, dirinya berinisiatif mengejar pelaku ke arah Pasteur. Padahal dirinya tidak mengetahui secara jelas kemana para pelaku kabur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polantas yang bersama dengan Yanto juga sempat meminta pada petugas pintu tol untuk menutup palang pintu tol agar pelaku tidak bisa kabur. Sayangnya mereka terlambat.
"Mereka (pelaku - red) langsung kabur tanpa membawa tiket tol," kata Yanto.
Sebelumnya, rumah milik pengusaha tekstil tersebut dirampok sekitar pukul 11.30 WIB. Rumah yang berada di samping Apotek Gandapura ini dirampok oleh kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah 4-5 orang.
Dengan mengendarai mobil jenis CRV berwarna gelap, para perampok berhasil kabur. Hingga saat ini 8 orang pembantu rumah tangga tengah dimintai keterangan di Mapolresta Bandung Tengah.
Tuti sempat disekap bersama dengan para pembantunya dan kedua anaknya yang beranak Fina (24) dan Richard (20). Saat ini Tuti dan kedua anaknya masih menenangkan diri di rumahnya di Jalan RE Martadinata No 124.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung.
(afz/afz)











































