"Rambut palsu di sini bahannya terbuat dari sintetis kalau yang bagus bahannya dari scarlet," tutur Yana (31) salah seorang penjual.
Tapi meskipun hanya berbahan sintetis dan tidak selembut rambut asli, secara kasat mata helai demi helainya begitu mirip. Apalagi jika rambut palsunya dibuat dengan cara ditanam. Akan terlihat belahan kulit kepala yang mirip dengan asli. Tapi sayangnya rambut palsu seperti ini tidak bisa divariasikan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, model rambut palsu yang dijual pun tak ketinggalan zaman dengan warna yang juga beragam dari mulai rambut pendek, panjang sampai yang pernah tren yaitu rambut kribo.
Menurut Yana, penggunaan rambut palsu ini tak ubahnya seperti menggunakan topi untuk melindungi kepala dari panas. Bahan sintetis sendiri diakui Yana tidak menimbulkan panas. "Ya, kayak pakai topi saja," ujarnya.
Bukan hanya dari tampilan yang mirip dari segi perawatan pun menurut Yana sama dengan rambut asli. Rambut palsu harus dicuci memakai sampo agar setiap helainya tetap terawat dengan baik.
"Rambut harus keramas memakai sampo untuk mencegah helai-helainya lengket," jelas Yana.
Ayo ngobrol seputar Kota Bandung di Forum Bandung. (ema/afz)










































