Musim Hujan Datang, Jasa Kiloan Laris Manis

Musim Hujan Datang, Jasa Kiloan Laris Manis

- detikNews
Kamis, 06 Nov 2008 07:29 WIB
Musim Hujan Datang, Jasa Kiloan Laris Manis
Bandung - Rezeki di musim hujan ternyata singgah juga di tempat cuci kiloan. Ini terlihat dari membludaknya jumlah konsumen dan berat cucian selama musim hujan yang berbeda dengan musim sebelumnya.

"Kalau hari biasanya pada saat musim kemarau hanya 20 paket, tapi waktu musim hujan bisa mencapai 35 paket dalam satu hari," ujar petugas penerima cuci kiloan Pondok Cuci Kiloan Rapih, Desi Arianti (25), saat dijumpai detikbandung, di Jl Dipatiukur 68, Bandung.

Satu paket yang dititipkan konsumen di tempatnya bisa mencapai 12-18 kg. Jumlah ini tak biasa dijumpai sebelum musim hujan tiba. Dimana kiloan hanya mencapai 5-8 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama halnya dengan pondok cuci kiloan ManiKlin yang letaknya bersebelahan denga Pondok Cuci Kiloan Rapih. Di sana, 300 kg diterima setiap harinya selama musim hujan. Jumlah yang meningkat dibanding sebelumnya.

"Waktu belum hujan kita menerima 200-250 kg saja," ujar seorang petugas Maniklin, Yanti (38).

Membludaknya konsumen yang memanfaatkan jasa cuci kiloan ini diperkirakan kurangnya sinar matahari yang digunakan dalam pengeringan pakaian secara manual oleh para konsumen.

"Mungkin kalau hujan mataharinya kurang, dan di sini bisa dikeringkan dengan mesin," ujar Desi.

Di sisi lain, membludaknya konsumen membuat para jasa cuci kiloan pun kewalahan. Jadwal yang biasanya tepat waktu sesuai dengan yang dijanjikan, mau tidak mau harus molor sampai berhari-hari. Untuk itu, mereka selalu menginggatkan kepada calon konsumen sebelum menyetujui jasa pencucian.

"Biasanya kita kasih tahu dulu sama yang mau cuci, kalau waktunya tidak mungkin selesai seperti biasanya. Kalau mereka mau kita terima, kalau tidak, ya, tidak apa-apa," ujar Yanti.

Satu paket kiloan konsumen biasanya selesai dalam waktu dua atau tiga hari. Namun saat musim penghujan seperti sekarang ini, satu paket kiloan bisa selesai 4-5 hari. (ahy/ern)


Berita Terkait