"Ditemukannya korban merupakan inisiatif dari warga yang semalaman mencari. Salut untuk warga," puji Kapolsekta Babakan Jeruk AKP Imron Rosyadi, saat ditemui di tempat kejadian, Selasa (4/11/2008).
Dalam waktu 18 jam warga menemukan jasad Uus menyangkut di jangkar buatan warga untuk mencari Uus. Warga menemukan Uus lengkap mengenakan pakaian sebelum tewas tenggelam pada pukul 17.00 WIB, Senin (3/11/2008) kemarin.
Kapolsek pun menuturkan, jika sebelumnya warga dan polisi bahu membahu mencari Uus. Warga menggunakan bambu dan polisi menyusur sungai dengan perahu sepanjang 500 meter.
"Selama pencarian polisi memasang jala berharap korban ditemukan, namun hasilnya nihil," ujar Imron.
Jadi, imbuh Kapolsek, warga berinisiatif membuat jangkar dari besi beton bangunan yang ujungnya dibengkokkan agar korban menyangkut di jangkar yang telah disiapkan warga.
Uus tewas tenggelam saat mencoba menyeberang sungai yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter dan lebar 12 meter bersama dengan 6 temannya setelah bermain sepak bola. Namun Uus tidak bisa berenang.
Jasad Uus ditemukan pukul 11.30 WIB dan jasad langsung dimakamkan di tanah wakaf yang tak jauh dari tempat tinggalnya. (ahy/afz)











































