Tangkas dan Teliti Modal Peslalom

Djarum Black Night Slalom Seri Kejurnas 2008

Tangkas dan Teliti Modal Peslalom

- detikNews
Sabtu, 01 Nov 2008 19:14 WIB
Tangkas dan Teliti Modal Peslalom
Bandung - Tak mudah menjadi peslalom. Setidaknya selain memiliki keahlian dan ketangkasan dalam mengendarai mobil, seorang peslalom dituntut untuk teliti.

"Jadi peslalom tidak mudah. Bukan hanya ahli dan tangkas dalam menyetir tapi juga harus teliti," ujar Ketua Montesz Sport Club, Promotor Nasional Djarum Black Night Slalom Seri Kejurnas 2008 HM Handoko Halim saat ditemui di lapangan Gasibu, Sabtu (1/11/2008).

Tak hanya itu, menurut Handoko, untuk menjadi peslalom yang handal harus mengusai teknik dasar slalom yakni zig zag dan putar balik 180 derajat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Slalom termasuk balapan yang paling murah dibandingkan dengan jenis balapan yang ada. Hanya butuh skill dan mobil dengan sedikit modifikasi. Mesin dan knalpot diubah dikit lah biar enak," kata Handoko.

Dalam seri kejurnas ke-9 ini, dipilih arena slalom di depan Gedung Sate. Alasan pemilihan tersebut karena kondisi jalan yang bagus dan dapat ditutup.

"Sejak tahun 2007, kita selalu main di pusat kota. Karena dalam slalom ada unsur balap dan unsur hiburan. Track di depan Gedung Sate ini panjang dan lebar. Kondisi aspalnya juga bagus. Jadi cocok untuk jadi arena slalom," terang Handoko.

Ada beberapa kelas dalam kejurnas kali ini. Kelas tersebut adalah seeded A, B, pemula serta kelas wanita. Sedangkan untuk kelas mesin ada kelas A 1 yakni kelas sedan keluaran di atas tahun 2000 dengan kapasitas mesin lebih dari 1.500 cc. Kelas A 2 yakni jenis sport keluaran di bawah tahun 2000 dengan kapasitas mesin antara 1.300 cc - 1.500 cc. Serta kelas A 3 jenis mobil keluaran di atas tahun 2000 dengan kapasitas mesin 1.300 cc. Terakhir adalah kelas mobil pick up.
(afz/afz)


Berita Terkait