Lakon pertama yang dimainkan Yusef Muldiyana, Tisna Sanjaya dan Molly Agustina menampilkan sebuah sketsa jenaka tentang bujangan tua yang melamar seorang gadis anak tetangganya. Dalam alur cerita digambarkan bagaimana prosesi melamar tersebut berujung pertengkaran yang sengit. Tisna Sanjaya dan Molly Agustina pernah memainkan lakon ini 20 tahun yang lalu.
Lakon kedua dimainkan Sugiyati S.A, Mohammad Sanjaya (Yoyon), Ria Ellysa Mifelsa dan Deden Bell. Lakon ini pun pernah dimainkan Yoyon pada tahun 1968. Lakon yang menceritakan percakapan antara dua lanjut usia yaitu seorang wanita bangsawan dan lelaki tua yang angkuh dan pemarah. Percakapan yang diawali dengan perselisihan berujung pada penceritaan identitas masa muda yang ternyata pernah bertaut dalam sebuah cinta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua STB Sutarjo A. Wiramiharja mengharapakan di usia ke-50 tahunnya ini STB bisa memberikan transfer ilmu yang lebih banyak melalui kegiatan kursus aktingnya.
Menurut Sutarjo, membangun teater tidak cukup profesional tapi juga harus ada pengabdian pada dunia teater. "Hal itulah yang membuat STB bertahan sampai saat ini," ungkapnya.
STB adalah klub teater yang didirikan 13 Oktober 1958. Para pendiri dan aktivis STB sejak awal berdirinya didominasi tenaga kreatif dari Seni Rupa ITB. STB bisa dikatakan sebagai kelompok teater modern tertua di Indonesia yang sampai saat ini masih produktif.
(ema/ema)










































