"Meracik parfum itu seperti meracik masakan. Jika tidak diramu dengan baik maka tidak akan jadi," demikian pendapat dari Indra (40) pemilik In Parfume yang meracik setiap bibit parfumnya sendiri.
Indra membeli bibit-bibit parfum dari Eropa kemudian meraciknya sendiri menjadi wangi parfum tertentu. "Satu parfum bisa terdiri dari satu atau lebih bibit parfum yang dicampurkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra mengaku, masalah komposisi menjadi salah satu yang harus diperhatikan meskipun dalam akhirnya Indra pun bisa menyelesaikan setiap racikannya. Waktu yang dibutuhkan untuk meracik bibit bisa dikatakan relatif. Bisa hanya beberap menit sampai beberapa jam.
Diakui Indra, berbicara mengenai parfum berbicara mengenai selera. Setiap orang memiliki hasrat yang berbeda dalam memilih aroma parfum.
"Yang pasti wanginya enak dan cocok itulah yang dipilih," tuturnya. Begitupun para pelanggan di tempatnya yang tidak terpatok pada jenis parfum tertentu. Semua jenis parfum memiliki penggemarnya masing-masing. (ema/ern)











































