Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Aksi Stop AIDS Family Health Indonesia (ASA FHI) Joko Siswanto dalam acara temu media Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jabar di Hotel Santika, Jalan RE Martadinata, Kamis (30/10/2008).
"Yang mengejutkan adalah jumlah pelanggan PSK meningkat hingga 400 ribu. Jumlah ini terjadi karena jumlah penderita HIV/AIDS juga meningkat," ujar Joko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pekerja dengan mobilitas tinggi, serta lelaki yang pekerjaannya berpindah-pindah lokasi, mereka ini termasuk dalam golongan yang beresiko tinggi. Jumlah ibu rumah tangga yang terpapar HIV/AIDS meningkat di tahun 2008. Dan mereka rata-rata terpapar dari suaminya," jelas Joko.
Tak hanya itu, senada dengan Joko, Ketua Klinik Teratai RSHS dr Nirmala Kesumah MHA mengatakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam mempergunakan kondom juga memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam penambahan jumlah penderita HIV/AIDS.
"Stigma bahwa menggunakan kondom tidak enak, sakit dan lain-lain membuat angka kesadaran masyarakat dalam mempergunakan kondom tidak pernah beranjak lebih dari angka 10 persen. Minimnya kesadaran ini memberikan kontribusi dalam penambahan jumlah penderita HIV/AIDS," jelas Nirmala. (afz/afz)










































