"Awas kalau ada bupati yang menyia-nyiakan dokter, saya tidak akan kirimkan lagi dokter ke daerahnya," ancam Menkes saat pembukaan Mukernas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Hotel Horizon, Bandung, Kamis (30/10/2008).
Menkes mencontohkan begitu banyak kasus yang ia terima dimana dokter-dokter PTT tidak mendapat perhatian oleh pemerintah Kabupaten Provinsi. "Ada yang tiga bulan gajinya belum dibayar, ada dokter yang tidurnya di Puskesmas," Menkes mencontohkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Siti mengharapkan melalui IDI, lebih bisa diperhatikan kasus-kasus yang selama ini menimpa dokter PTT. Lebih lanjut dia pun mengatakan jika dirinya akan merekomendasikan pada Presiden agar ketenagaan dokter disentralkan di bawah Depkes, tidak ada yang di bawah pemda.
Menkes mengimbau agar IDI tidak hanya berkutat pada permasalahan kesejateraan saja, namun juga jenjang karir dari PTT itu sendiri. "Jangan hanya memikirkan pendapatan dokter saja, akan lebih baik memikirkan secara konprehensif nasib dokter," ujar Menkes. (ern/ern)










































