Demikian disampaikan psikolog anak propotensia Lina Erlian Muksin dalam workshop yang digelar Taro Snack bertemakan 'Kunci Emas Pengembangan Kompetensi Anak' di Hotel Savoy Homman, Rabu (29/10/2008).
Lebih lanjut Lina menuturkan, guru idola harus memiliki 3 hal yakni head (kepala) yang berarti kompetensi, wawasan yang luas dan memiliki inovasi. Hal kedua yaitu heart (hati) dalam menyampaikan pengajaran harus dengan hatinya dimana guru harus berempati dan penuh kehangatan. Serta yang ketiga adalah hand (tangan) yang berarti guru memiliki keterbukaan dan sifat humoris sehingga anak termotivasi untuk belajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brand Manager Taro Snack Amalia Sarah Santi mengatakan dengan workshop ini Taro Snack mengajak guru dan orang tua untuk lebih memahami dunia anak serta berbagi strategi menjadi guru idola untuk mengembangkan potensi anak.
"Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen dari pihak Taro untuk membantu mengembangkan dunia pendidikan. Untuk saat ini sasarannya adalah guru sebagai pendidik," kata Amalia.
Workshop ini digelar di 3 kota yaitu Bandung, Surabaya dan Solo. Selain workshop, Taro Snack juga mengunjungi 30 sekolah di Bandung. Bukan hanya mengunjungi sekolah Taro Snack juga menggelar 'petualangan Taro' yang mengikut sertakan guru dan murid.
(afz/ern)











































