Giliran FPR Peringati Sumpah Pemuda di Gedung Sate

Giliran FPR Peringati Sumpah Pemuda di Gedung Sate

Baban Gandapurnama - detikNews
Selasa, 28 Okt 2008 12:37 WIB
Giliran FPR Peringati Sumpah Pemuda di Gedung Sate
Bandung - Gedung Sate rupanya menjadi sentral dalam memperingati Sumpah Pemuda yang ke-80. Setelah Dewan Pemuda Jawa Barat (DPJB) menggelar aksinya di Gedung Sate, kali ini sebanyak 35 orang yang mengatasnamakan Front Perjuangan Rakyat (FPR) juga berorasi di Gedung Sate.

Dalam aksinya mereka mengangkat berbagai macam isu yang tengah melanda bangsa Indonesia seperti masalah pendidikan, masalah perburuhan dan masalah kesehatan. Tak hanya itu, mereka juga menuntut untuk dihapuskannya sistem kerja kontrak yang lazim diterapkan oleh perusahaan-perusahaan.

"Dalam peringatan sumpah pemuda ini masih banyak hal di Indonesia harus diperhatikan oleh pemerintah. Seperti minimnya lapangan pekerjaan bagi pemuda dan pemudi Indonesia. Sekolah gratis bagi anak-anak guru dan rakyat miskin," ujar Koordinator Lapangan FPR Andi Nuroni dalam orasinya di Gedung Sate, Selasa (28/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari persoalan tersebut menurut Andi, penting bagi para pemuda dan pemudi untuk menuntut kembali hak-hak demokrasi warga Indonesia yang dirampas oleh rezim.

"Kita harus rebut kembali apa yang menjadi hak kita dari rezim imperialis yang anti rakyat dan anti demokrasi. Rezim SBY-JK," teriak Andi semangat.

Dalam aksi tersebut ada aksi teatrikal yang menyimbolkan masih terbelenggunya pemuda dan pemudi Indonesia. Ada dua orang laki-laki yang saling membelakangi dan dililit menggunakan lakban berwarna coklat.

"Lapangan pekerjaan buat pemuda di Indonesia masih kurang. Ini sebagai simbol bahwa bangsa ini masih dililit oleh beragam persoalan seperti masih adanya sistem kontrask, kenaikan harga sembako serta masih adanya PHK masal terhadap buruh," jelas Andi.

Aksi berlangsung tertib, sekitar 30-an polisi menjaga aksi tersebut. (afz/afz)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini