Ketua DPJB Iwan Purnawan mengatakan, pada momentum Sumpah Pemuda kali ini sudah saatnya bangsa Indonesia sadar untuk melepaskan diri dari hegemoni asing.
"Dalam perjalanan bangsa kita sering kali para pemimpin menyerahkan kedaulatan hanya karena negeri ini mengalami kesulitan. Makanya saat ini kita bangkit untuk negeri ini, sebab negeri ini tidak akan sejahtera dengan bantuan negara asing," ujar Iwan kepada wartawan di sela-sela orasinya, Selasa (28/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini simbol bahwa kita masih terbelenggu kekuatan asing manapun. Lalu 6 orang yang ada di dalam tambang adalah simbol orang asing yang seharusnya kita ikat dan kita pecut. Ini visualisasi kita masih terbelenggu oleh orang-orang asing dan kita melawan kekuatan orang asing ini," terang Iwan.
Pantauan detikbandung, sebanyak 20 orang polisi berjaga di depan pintu gerbang. Beberapa yang lainnya berjaga di sekitar Gedung Sate. Aksi tersebut berjalan tertib, tidak ada kemacetan yang ditimbulkan. (afz/lom)











































