"Sudah saatnya kita bangkit melawan hegemoni kekuatan asing. Bukan berarti kita anti terhadap negara asing, anti terhadap kerjasama antar negara, tapi jangan sampai hubungan yang eksploitatif. Jangan sampai terjadi kekuatan korporasi yang mengeksploitasi bangsa kita," ujar Ketua badan Pekerja DPJB Ivan Purnaman dalam jumpa persnya di rumah makan Sindang Reret, Jalan Surapati, Senin (27/10/2008).
DPJB, menurut Ivan merupakan satu organisasi kepemudaan yang berfikir global. Hal tersebut yang mendasari wacana deklarasi DPJB yang rencananya akan dilaksanakan besok, Selasa (28/10/2008) di depan Gedung Sate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini DPJB belum memiliki anggota, hanya ada 25 orang inisiator. Ivan juga mempersilahkan kepada siapapun untuk ikut bergabung. Bukan hanya organisasi, namun secara individupun pintu DPJB selalu terbuka. Dirinya tidak takut jika DPJB dimanfaatkan sebagai kendaraan politik seseorang.
"Kami tidak bisa menafikan hal tersebut. Kami juga tidak bisa membatasi. Kami terbuka, mengajak pada siapapun untuk ikut bergabung dengan kami. Bahkan rekan jurnalis pun juga menjadi salah satu inisiator DPJB," ujar Ivan. (afz/ern)











































