"Yang menangani langsung Pomdam. Engga etis kalau saya ikut berkomentar. Tapi memang benar ada penembakan, nah sekarang kasusnya ditangani oleh mereka (TNI). Kami sama sekali tidak dilibatkan," ujar Dofiri saat dihubungi detikbandung, Jumat (24/10/2008).
Ketika didesak kronologis ihwal penembakan, Dofiri hanya menyatakan jika sepeda motor pelaku dengan korban bersenggolan. Kemudian pelaku tidak diterima, sehingga menembak korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahyudin, korban penembakan oknum TNI di Satuan Intel Kodam III Siliwangi langsung dibawa ke IGD RSHS. Namun kemudian korban dibawa ke RS Sariningsih. Hingga saat ini korban masih bisa dirawat di RS yang berada di Jalan LRE Martadinata tersebut. (ern/ern)










































