Kasubdin Promosi Disbudpar Jabar Dedi Heryadi mengatakan sesuai rencana pada saat pembukaan dan penutupan acara tersebut, I Budhyana bakal hadir. Namun, hal tersebut bisa terlaksana bila I Budhyana tidak ada halangan.
"Sesuai rencana acara, Kadisbudpar akan hadir saat pembukaan dan penutupan acara Kemilau Nusantara. Itupun bila beliu (budhyana, red) tidak ada halangan. Ya, mudah-mudahan beliau hadir," jelasnya usai jumpa pers di rumah makan Sindang Reret, Selasa (21/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti, Kadisbudpar melaporkan mengenai dekripsi acara. Pada hari terakhir, Kadisbupar pun menyampaikan laporannya," terang Dedi.
Ia menambahkan, rencananya hari pertama Kemilau Nusantara 2008 di Lapangan Gasibu, pada 24 Oktober, dibuka dan diresmikan oleh Wagub Jabar Dede Yusuf. Lalu, dari pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, digelar berbagai pertunjukan seni.
"Di hari kedua atau 25 Oktober, masih dimeriahkan pertunjukan seni dan budaya. Selain itu, ada juga acara dialog budaya," ujarnya.
Untuk hari terakhir, 26 Oktober, dilaksanakan parade atau helaran dari 28 peserta berbagai daerah di Indonesia. Rutenya nanti, mulai dari depan Pusdai hingga Lapangan Gasibu. Rencananya, sebagai acara pamungkas, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan hadir untuk menutup even nasional itu.
"Sepanjang acara Kemilau Nusantara berlangsung, sejumlah jalan sementara ditutup. Seperti Jalan Diponegoro, Jalan Cisangkuy, Jalan Cilaki dan Jalan Sentot Alibasyah," jelasnya.
(bbp/ern)











































