Kepala Sub Bagian Laring-Faring RS Hasan Sadikin dr Sinta Sari SpTHT-KL menjelaskan secara fisik laki-laki sering mengalami masalah dengkur. Namun, Sinta mengaku tak mengetahui persis penyebabnya. "Tapi dibandingkan dengan perempuan, laki-laki lebih banyak yang mengalami masalah dengkur," kata dia saat ditemui di Klinik dengkur atau Klinik Snoring yang baru saja diresmikan oleh salah seorang direktur RSHS Rizal Haidir, mewakili Dirut RSHS Cissy S Prawira, Kamis (16/10/2008).
Orang yang mengalami obesitas dan orang yang mempunyai leher pendek pun gampang mendengkur. "Jangan salah, tak sedikit anak-anak pun suka mendengkur. Hal itu dikarenakan kelenjar adenoid yang berada di belakang tulang hidung yang berfungsi untuk mengeluarkan antibodi akan membesar jika terserang infeksi, nah makanya mendengkur," kata Sinta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sinta menjelaskan alat yang dimiliki klinik berupa Nasolaringoskopi Fleksible, yaitu berupa slang yang berisi kamera fiber optik. Alat ini dimasukkan ke lubang hidung. "Dari sana kita bisa melihat di bagian mana sumbatan yang menyebabkan seseorang mendengkur," terangnya.
Klinik dengkur bersatu dengan klinik THT di Lantai 2. "Klinik dengkur di RSHS lebih lengkap dibandingkan klinik dengkur lainnya karena di sini pemeriksaan secara menyeluruh. Karena mendengkur itu multidisiplin. Bukan hanya THT tetapi juga bisa juga ke bagian saraf atau otak. Di RSHS itu pemeriksaan awal dan juga terapi," tuturnya.
Sebelumnya Sinta mengatakan mendengkur bisa menyebabkan seseorang kena serangan jantung, hipertensi, gangguan saraf dan impotensi. (ern/ern)











































