Kepala Sub Bagian Laring-Faring RS Hasan Sadikin dr Sinta Sari SpTHT-KL mengatakan jika mendengkur diiringi sleep apnea yaitu tiba-tiba terbangun karena napas terhenti, akan mengakibatkan penyakit yang berbahaya.
"Jika sleep apnea terus terjadi bisa menyebabkan hipertensi, jantung, neorologi atau penyakit saraf bahkan impotensi," ujarnya saat ditemui di Klinik dengkur atau Klinik Snoring yang baru saja diresmikan oleh salah seorang direktur RSHS Rizal Haidir, mewakili Dirut RSHS Cissy S Prawira.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biaya pemeriksaannya standar seperti di klinik lainnya, yaitu Rp 15 ribu. Namun biaya itu belum termasuk alat dan obat," ujar Sinta.
Sinta menjelaskan alat yang dimiliki klinik berupa Nasolaringoskopi Fleksible, yaitu berupa slang yang berisi kamera fiber optik. Alat ini dimasukkan ke lubang hidung. "Dari sana kita bisa melihat di bagian mana sumbatan yang menyebabkan seseorang mendengkur," terangnya.
Klinik dengkur bersatu dengan klinik THT di Lantai 2. "Klinik dengkur di RSHS lebih lengkap dibandingkan klinik dengkur lainnya karena di sini pemeriksaan secara menyeluruh. Karena mendengkur itu multidisiplin. Bukan hanya THT tetapi juga bisa juga ke bagian saraf atau otak. Di RSHS itu pemeriksaan awal dan juga terapi," tuturnya.
(ern/ern)










































