Pengrajin Binong Jati Terus Desak Pembangunan Jalan Tembus

Pengrajin Binong Jati Terus Desak Pembangunan Jalan Tembus

- detikNews
Rabu, 15 Okt 2008 13:39 WIB
Pengrajin Binong Jati Terus Desak Pembangunan Jalan Tembus
Bandung - Para pengusaha rajut di sentra industri rajut Binong Jati terus mendesak pemerintah untuk membuka akses jalan tembus dari Binong Jati menuju Jalan Ibrahim Adji (Kiaracondong).

Jalan tembus sepanjang 800 meter tersebut dinilai akan mempermudah akses masuk ke kawasan Binong Jati dan akan menumbuhkan sektor UKM di kawasan tersebut.

"Siang ini saya dipanggil Kadin Kota Bandung untuk bertemu. Bahkan katanya bukan hanya Kadin yang hadir tapi juga Bapeda Kota Bandung. Saya harap-harap cemas, karena biasanya jika dipanggil seperti ini pemerintah mau melempar masalah," ujar Ketua Asoasiasi Pengusaha Rajut Binong Jati, Suyono Wondo saat dihubungi detikbandung, Rabu (15/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya masalah tersebut adalah permintaan para pengusaha rajut di sentra rajut Binong Jati agar Pemkot Bandung membangun jalan tembus untuk mempermudah akses.

Wondo juga menambahkan Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) kawasan Binong Jati kurang memadai untuk mempromosikan usaha Binong Jati.

"Kita sudah dari dulu minta kepada pemerintah, baik Pemkot Bandung ataupun Pemprov Jabar. Banyak tamu dari luar daerah yang datang mengatakan kalau jalan menuju tempat ini jelek," jelas Wondo.

Selain itu, dengan dibukanya jalan akses dari Jalan Ibrahim Adji (Kiaracondong - red) ke Binong Jati, akan membuat para pengusaha ritel tertarik untuk masuk ke tempat ini.

Akses jalan baru dari Kiaracondong ke Binong Jati hanya membutuhkan 800 meter. Hal itu menurutnya tidak akan sulit karena hanya mengorbankan 4-5 lima rumah saja. (afz/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini