Kedatangan Deputi Senior Hubungan Internasional Dubes AS Rolfe K White tersebut untuk melakukan pertemuan dengan pihak rektorat. Menurut White, untuk mensosialisasikan pemilu Amerika yang akan digelar November mendatang.
Aksi puluhan mahasiswa ini dilakukan di dalam kampus, tepat di jalan masuk Gedung Rektorat, Isola. Mereka membawa poster yang dibuat dari karton bertuliskan "Tolak kedatangan imprealisme Amerika di kampus UPI".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Amerika adalah representasi imprealisme dan kapitalisme. Amerika telah menyebabkan kesengsaraan negara dunia ketiga. Imprealisme ini juga telah terjadi di kampus UPI dengan statusnya BHMN. Di mana hanya orang-orang yang berduit saja yang bisa kuliah," tandasnya.
Contoh lainnya, kata dia, gedung pertemuan milik kampus yang disewakan untuk mahasiswa UPI sendiri. "Kami dikenakan uang sewa Rp 200 ribu per 12 jam untuk gunakan gedung pertemuan. Gedung pun disewakan untuk pihak luar, seperti untuk nikahan," ujar Dade. (ern/ern)










































