"Yang saya tahu baru dari keluarga sopir saja. Tadi banyak yang berdatangan ke sini (RS Al Islam), kalau dari Dinas Bina Marga saya belum tahu," ujar salah seorang keluarga korban, Muhamad Mansyur (37), saat dihubungi detikbandung.
Korban, tambah Mansyur, untuk saat ini masih diinapkan di ruang ICU lantai 2 Rumah Sakit Al Islam, Jl Soekarno Hatta, Bandung. Sedangkan istri korban dilarang untuk menjenguk suaminya, Tatang Suryana atau akrab disapa Ustadz Enceng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Mansyur mengatakan, jika pihaknya untuk saat ini telah menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan dengan sopir yang menabrak rumah sekaligus warung nasi milik Ustadz Enceng dengan cara membayar penuh biaya perawatan korban.
"Kalau dengan pihak kepolisian kita kurang tahu. Tapi yang pasti dengan sopir sudah selesai secara kekelurgaan," imbuh Mansyur.
Tatang Suryana yang menjadi korban Kijang naas yang menyeruduk rumahnya dilarikan ke RS Al Islam Bandung dalam keadaan kritis. Sebilah kayu penyangga warung nasi menancap di otak kiri korban.
Kejadian tersebut terjadi pagi tadi pada pukul 07.00 WIB. Dalam kecelakaan ini menyebabkan 4 orang terluka. 3 orang lainnya dilarikan ke Puskesmas setempat. (ahy/ahy)










































