"Sejak pertama kali saya menjabat Kapolda, saya memberitahukan nomor telepon saya secara terbuka. Setiap SMS atau telepon yang masuk, saya jawab langsung dengan tangan saya sendiri," ujar Susno, Minggu (12/10/2008).
Susno mengaku setiap harinya menerima 100 hingga 300 SMS yang berasal dari berbagai daerah di Jabar. Isinya mayoritas berupa pengaduan dari masyarakat mengenai sikap polisi yang tidak baik dan juga berisi pujian. "Kalau yang pengaduan langsung saya balas dan follow up. Kalau yang isinya pujian, saya engga balas. Abisnya puji orang kok berlebihan seperti itu, emang saya sehebat apa," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Susno mengibaratkan aparat kepolisian itu seperti sebuah perusahaan yang menjual produk. Di mana seringkali perusahaan melakukan survey mengenai kepuasan konsumen terhadap produknya.
"Dengan melakukan komunikasi langsung dengan warga, ini sama saja untuk survey kualitas layanan polisi," kata dia.
Susno diangkat menjadi Kabareskrim Polri yang telegram rahasianya sudah diterima pada hari ini. Jabatan Kapolda Jabar akan diduduki oleh Irjen Pol Timur Pradopo, yang kini menjabat sebagai staf ahli Polri. (ern/ern)











































