Demikian disampaikan Sri Sultan dalam Seminar Nasional di Universitas Maranatha, Jalan Surya Sumantri, Sabtu (11/10/2008).
"Ke depan generasi muda Indonesia akan menghadapi segala tantangan yang terus saja akan ada. Saya harap janganlah berani mati. Generasi muda harus berani hidup," tutur Sultan.
Generasi muda, ungkap Sultan adalah tumpuan masa depan bangsa. Generasi muda bisa membangun Indonesia baru dengan cara mensinergikan segala kekuatan bangsa melawan penjajahan baru di semua aspek.
"Saya berharap momen Sumpah Pemuda jadikanlah momen tersebut sebagai momentum kebangkitan pemuda Indonesia," ujarnya.
Sri Sultan mengungkapkan dibandingkan dengan pemuda dulu yang memprakarsai lahirnya Budi Utomo maka generasi muda saat ini pun perlu memprakarsai sebuah kebangkitan baru.
Sebagai salah seorang pembicara, dalam pemaparannya Frans Magnus Suseno pun mengungkapkan bahwa tantangan generasi muda Indonesia adalah menghadapi budaya hedonis dan konsumtif.
"Saya khawatir adanya budaya hedonis yang secara berlebihan akan melunturkan rasa kepedulian sosial antar sesama," ucapnya.
(ema/ema)











































