Kepala IGD RSHS Tri Wahyu M mengatakan selama H-7 hingga H+7, pasien yang masuk ke IGD sebanyak 2.068, dimana sebanyak 333 atau 16 persen diantaranya adalah pasien laka lantas. Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah pasien yang masuk IGD naik sekitar 20 persen. Tahun lalu jumlahnya 1.688 orang dengan jumlah pasien laka lantas 308 atau 18,2 persen dari jumlah total pasien yang masuk.
Dari 333 pasien tersebut, sebanyak 10 orang meninggal dunia dalam perjalanan dan 14 orang meninggal saat dirawat di RSHS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini, kata Tri Wahyu, sungguh mengherankan. Sebab, sepengetahuan dirinya semua pasien menggunakan helm. "Nah makanya saya bingung. Yang perlu dipertanyakan, kualitas helm yang mereka gunakan seperti apa atau apakah mereka yang tidak memakai sesuai aturan," tanyanya.
Lebih lanjut Tri menjelaskan pasien lainnya yang datang ke IGD kebanyakan pasien penyakit jantung, diare, kelainan ginjal. "Mungkin masih lebaran, jadi tempat praktik dokter masih tutup. Sehingga mereka terpaksa datang ke IGD RSHS," katanya ketika ditanya kenapa jumlah pasien selain pasien laka lantas cukup tinggi selama lebaran. (ern/ern)











































