"Saya akan ke rumah dinas untuk terima tamu. Saya ada tamu. Tadinya mau saya terima di ruangan, karena mereka (petugas KPK - red) masih memeriksa ruangan maka saya persilahkan. Biar lebih bebas," kata Dede seraya berjalan keluar Gedung Sate, Jumat (10/10/2008).
Menurut Dede, selain ruanganya, KPK juga memeriksa ruangan sekitaran Sekda, staf, dan gubernur. KPK memeriksa agenda kegiatan gubernuran dari 2002 sampai 2008. "Mereka memeriksa agenda gubernuran," kata Dede singkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat saya datang ke ruangan ini, semua laci dalam keadaan kosong dan komputer dalam keadaan diformat. Karenanya saya persilahkan saja mereka untuk periksa ruangan saya," pungkas Dede.
Sebelumnya sekitar 7 orang petugas KPK datang ke Gedung Sate dalam rangka memeriksa dokumen-dokumen terkait dengan kasus mark up dalam pengadaan alat berat dan mobil pemadam kebakaran (damkar).
(afz/ern)











































