Pantauan detikbandung di flyover Kiaracondong, ada beberapa pagar pembatas di sepanjang flyover yang terlepas dari penyangganya. Tak hanya itu beberapa besi penyanggganya juga sudah longgar. Pagar pembatas setinggi 1 meter dan dibaut dengan besi penyangga juga ada yang hilang.
Menurut Lili (55) pemilik warung di Jalan Desa, dekat dengan flyover Kiaracondong, di flyover tersebut terbilang rawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seminggu yang lalu, tepatnya hari Sabtu (4/10/2008) terjadi laka lantas di flyover tersebut. Dua orang pengendara motor tewas setelah jatuh dari flyover.
Selain laka lantas, di flyover tersebut juga rawan aksi perampasan dan barang berharga. Dengan modus dicegat, biasanya penjambretan dilakukan tepat di atas rel kereta.
"Biasanya mereka (pelaku tindak kejahatan - red) akan menepikan kendaraan atau pura-pura mogok di atas rel kereta. Posisi ini dipilih karena jauh dari mana-mana. Posisi di atas rel ini tepat di tengah-tengah flyover. Jauh dari mana-mana, jadi kalau teriak, orang juga susah buat mengejarnya," Lili yang mengaku sering menolong orang yang celaka ataupun dijambret. (afz/ern)











































