Pihak damkar berterima kasih kepada warga yang sangat kooperatif membantu. "Ketika kita belum sampai warga sudah berusaha memadamkan dengan cara bergotong royong," ujar Kadis Damkar Kota Bandung Prijo Soebiandono.
Lebih lanjut Prijo mengutarakan bahwa petugas sempat kesulitan memadamkan api karena kehabisan air. Selanjutnya mereka pun menggunakan waterous atau pompa hisap dan pompa apung. Dua alap ini difungsikan untuk menghisap atau menyedot air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran yang menghanguskan delapan rumah ini menelan seorang korban luka dari warga. Rahmat (24) yang ikut membantu memadamkan api, tertimpa balok sehingga mengalami luka di kepala sepanjang enam sentimeter dan luka bakar di bahu. Sementara detil kerugian lainnya belum diketahui. (lom/lom)










































