Khusus Lebaran, Jam Besuk Lapas Sukamiskin Ditambah

Khusus Lebaran, Jam Besuk Lapas Sukamiskin Ditambah

Baban Gandapurnama - detikNews
Rabu, 01 Okt 2008 14:44 WIB
Khusus Lebaran, Jam Besuk Lapas Sukamiskin Ditambah
Bandung - Untuk keluarga tahanan yang ditahan di Lapas Sukamiskin, Bandung, mendapatkan kesempatan berkunjung lebih lama. Jika biasanya hanya dari jam 08.00-12.00 WIB, pada hari lebaran ditambah satu sesi lagi yakni jam 13.00-15.00 WIB.

Hal ini disampaikan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Kelas I Sukamiskin Waskito kepada detikbandung, saat ditemui di Lapas Sukamiskin, Rabu (1/10/2008).

"Ini sudah menjadi kegiatan rutin. Aktivitas besuk keluarga warga binaan di hari raya ramai. Khusus untuk hari lebaran, jam besuknya ditambah. Kalau hari biasa dari jam 08.00-12.00 WIB, sekarang menjadi jam 08.00-12.00 WIB dan 13.00-15.00 WIB," terang Waskito.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambahkannya, untuk para pembesuk sebenarnya tidak dibatasi lama menjenguk keluarganya. "Namun, biar orang lain juga dapat dapat bertemu dengan keluarganya, diharapkan saling mengertilah."

Rata-rata pembesuk menghabiskan waktu 30 menit tiap kunjungan. Hingga pukul 12.00 WIB jumlah napi yang dikunjungi ada 54 orang dengan rata-rata 2-3 orang tamu tiap napi. Diperkirakan hingga pukul 15.00 WIB, jumlah pembesuk masih akan bertambah sekitar 20 orang.

Saat akan masuk Lapas Sukamiskin, para pembesuk harus meninggalkan KTP di petugas jaga, selanjutnya menunggu di tenda yang dipasang di halaman dalam lapas. Ada juga sebagian pembesuk yang menunggu di kantin.

Diperkirakan pada hari kedua lebaran, pengunjung akan lebih ramai. "Biasanya hari kedua sebagian besar berasal dari luar Kota Bandung. Yang datang saat ini berasal dari Kota Bandung," terang Waskito.

Hendra Kusuma (30), salah seorang penjenguk yang adiknya merupakan salah satu dari 485 penghuni Lapas Sukamiskin, mengisahkan harapannya ini menjadi tahun terakhir adiknya lebaran di tahanan. "Ini kedua kalinya saya menjenguk adik saya ke sini saat lebaran. Mudah-mudahan tahun depan tidak lagi, rencananya adik saya bebas," ujarnya yang mengaku berdomisili di kawasan Cileunyi.

Hendra menambahkan, dirinya tidak sekadar membesuk. Saat bercerita-cerita dengan adiknya, ia selalu memberikan arahan agar adiknya tetap tabah dan selalu berbuat baik serta menjaga diri. Adiknya merupakan terpidana kasus perampokan yang sudah dua tahun lebih dipenjara. (lom/lom)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait