"Ternyata dia (Dewi -red) hanya memiliki uang sekitar Rp 7 juta di tabungannya. Kita lakukan inventarisir dan pengejaran terhadap aset perusahaan dan pribadi milik Dewi," ujar Kapolresta Cimahi AKBP Eko Budi Sampurno saat dihubungi detikbandung, Jumat (26/9/2008).
Eko juga menambahkan, dari hasil inventarisir, aset perusahaan dan pribadi akan disita kemudian dijadikan alat bukti dalam persidangan nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewi terbukti menggelapkan uang dari 4 ribu nasabah arisan lebaran CV De Sam San. Dana dari nasabah tersebut diduga mencapai Rp 4 miliar.
Sebelumnya Dewi membuat laporan kehilangan yang terbukti palsu. Menurut keterangan dari Dewi kepada polisi, mengaku tas miliknya yang berisi uang sebanyak Rp 750 juta dan perhiasan senilai Rp 250 juta hilang dibawa kabur oleh adiknya yang bernama Alit. Dewi pun melaporkan kejadian ini ke Polres Bandung Tengah
Ternyata fakta berkata lain, Alit yang sebelumnya disebut-sebut sebagai orang yang melarikan dana nasabah tersebut menyerahkan diri setelah merasa dibohongi oleh Dewi, kakak kandungnya. Ternyata tas yang dititipkan oleh Dewi pada Alit hanya berisi bantal dan baju, bukan uang dan perhiasan.
Akibat ulahnya, salah seorang kolektornya bernama Teti Herawati (42) dan bayi yang dikandungnya meninggal dunia. Teti sedang mengandung 9 bulan 7 hari. Teti stres karena dikejar-kejar oleh para nasabahnya. (afz/ern)











































