"Kita menyediakan obat untuk para sopir. Obat yang kita sediakan saat ini kebanyakan adalah multivitamin untuk menjaga kondisi mereka yang kelehahan," Kabag Pelayanan Jasa Raharja Jabar Jajang Miharja, saat ditemui di pos kesehatan terminal Cicaheum, Kamis (25/9/2008).
Tes kesehatan di pos kesehatan Terminal Cicaheum akan dilakukan hingga tanggal 28 September. Terminal Leuwipanjang akan dilakukan pada tanggal 4-5 Oktober 2008. Sedangkan di terminal Harjamukti, Cirebon akan dilaksanakan tes kesehatan pada tanggal 27-28 September dan 4-5 Oktober.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam tes tersebut, bukan hanya kesehatan serta stamina para sopir bus saja yang diperiksa, namun akan dilakukan juga tes urine untuk mengetahui kadar alkohol.
"Tes urine dilakukan pada setiap sopir untuk mengetahui aqapakah sopir tersebut mengkonsumsi alkohol atau tidak. Jika diketahui sopir tersebut mengkonsumsi alkohol, kita tidak memberikan sanksi apa-apa. Kita hanya mengimbau kapada sopir tersebut untuk tidak mengemudikan kendaraan," kata Jajang.
Alat pengetesan dalam tes urine, tambah Jajang, bernama rapid test. Jika terbukti sopir tersebut mengkonsumsi alkohol, maka warna air seni dalam rapid test tersebut akan berwarna ungu. "Jika tidak mengkonsumsi warna air seni tetap. Tidak berubah," jelas Jajang. (afz/ern)











































