Supir Bus di Terminal Cicaheum Dites Kesehatan

Supir Bus di Terminal Cicaheum Dites Kesehatan

- detikNews
Kamis, 25 Sep 2008 09:28 WIB
Supir Bus di Terminal Cicaheum Dites Kesehatan
Bandung - Mulai pukul 08.00 WIB, para supir bus di terminal Cicaheum diperiksa kesehatannya oleh tim kesehatan gabungan dari Jasa Raharja Jabar, Polda Jabar dan terminal Cicaheum. Bukan hanya itu, mereka juga dites urin untuk mengetahui kadar alkohol.

Tes yang akan berlangsung hingga tanggal 28 September tersebut dilakukan dengan mengetes fisik seperti pengecekan tensi darah untuk mengetahui stamina pengemudi sehingga dapat diketahui kesiapan pengemudi untuk melakukan tugasnya di perjalanan.

Sedangkan tes alkohol dilakukan untuk mengetahui kadar alkohol dalam tubuh supir yang diperiksa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tes urin dilakukan pada setiap supir untuk mengetahui sopir tersebut mengkonsumsi alkohol atau tidak. Jika diketahui supir tersebut mengkonsumsi alkohol, kita tidak memberikan sanksi apa-apa. Kita hanya mengimbau kapada sopir tersebut untuk tidak mengemudikan kendaraan," kata Kabag Pelayanan Jasa Raharja Jabar Jajang Miharja saat ditemui di Terminal Cicaheum, Kamis (25/9/2008).

Alat pengetesan dalam tes urin, tambah Jajang, bernama rapid test. Jika terbukti supir tersebut mengkonsumsi alkohol, maka warna air seni dalam rapid test tersebut akan berwarna ungu. "Jika tidak mengkonsumsi warna air seni tetap. Tidak berubah," jelas Jajang.

Pantauan detikbandung, dalam tes kesehatan tersebut, petugas dari tim kesehatan tidak datang menghampiri supir, namun petugas hanhya mengumumkan melalui pengeras suara. Mereka mengimbau kepada para supir untuk memeriksakan kesehatannya.

"Siapapun bisa memeriksakan kesehatan di sini cuma-cuma. Tidak dipungut biaya," demikian imbauan petugas melalui pengeras suara.

Pos kesehatan tempat pemeriksaan kesehatan tersebut berada tak jauh dari pintu masuk bus. Di pos tersebut terdapat dua orang dokter kesehatan Polda Jabar serta 10 orang petugas Jasa Raharja Jabar dan petugas terminal Cicaheum.

Pemeriksaan kesehatan seperti ini, diakui oleh salah seorang supir bus PO Budiman, jurusan Bandung-Tasikmalaya, Encun (46) baru pertama kali dilakukan.

"Ini pertama kalinya diadakan pemeriksaan terhadap pengemudi bus di sini. Sebelumnya belum pernah ada. Saya merasa senang mudah-mudahan bisa membantu," ujar Encun seusai diperiksa kesehatannya. Encun dinyatakan sehat dan tidak mengkonsumsi alkohol.

Dalam satu jam, sebanyak 15 orang supir memeriksakan kesehatannya di pos kesehatan tersebut. (afz/afz)


Berita Terkait