Meski jumlah kendaraan yang melintas belum terjadi lonjakan, namun jalur lingkar Nagreg sudah dibuka. Kadishub Kabupaten Bandung Dheni A Hadi mengatakan jalur tersebut dibuka secara fleksibel melihat arus lalu lintas. "Jika diperlukan untuk dibuka, ya dibuka. Makanya kita menggunakan rambu-rambu portable bukan permanen," jelasnya di lokasi.
Dengan dibukanya jalur lingkar Nagreg ini, kendaraan dari arah Bandung yang akan menuju Garut tak boleh langsung belok kanan di Cagak, namun turun yang ke arah Limbangan. Kemudian 300 meter dari sana akan menemukan persimpangan lagi yang memasuki jalur lingkar Nagreg. Jika akan ke Garut, kendaraan belok kanan. Jika akan ke Tasik lurus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita perkirakan lonjakan kendaraan sudah akan terjadi nanti sore," ujar Dheni. (ern/ern)










































