Rencana penanaman ini diinisiasi oleh Gerakan Pembibitan Penanaman Pemeliharaan dan Pengawasan Lingkungan Hidup (GP4LH). Total 1.900 bibit pohon dari 31 jenis akan ditanam mulai dari pintu masuk di Siliwangi hingga pintu masuk di Tamansari.
"Ini adalah sebagai tindak lanjut dari apa yang diinginkan masyarakat tentang penghijauan. Makanya kita akan menanami sebanyak 1.900 pohon dari 31 jenis," ujar Memet Ahmadi Surahman, Koordinator GP4LH saat ditemui detikbandung di Baksil, Senin (22/9/2008). Memet mengklaim GP4LH membawahi 16 ormas dan organisasi kepemudaan.
Berdasar pantauan detikbandung, sekitar 15 pekerja membersihkan semak-semak sehingga bekas rumah makan Baksil yang terbakar pada 2004, kini terlihat lebih terang. Demikian juga di sekitar lapangan parkir kolam renang.
Menurut Memet, jika memang akan difungsikan sebagai taman kota, maka mau tidak mau para penghuni yang saat ini bermukim di Baksil seperti tukang delman juga pedagang asongan akan terusir. Namun Memet masih belum bisa memastikan kapan persisnya penanaman akan dilakukan. "Mungkin nanti pas musim hujan baru kita tanam, sekarang kita bikin lubang dulu," terangnya.
Ditemui di tempat yang sama, Koordinator Kolektif Hijau Merdeka Setiaji mengatakan, pihaknya mendukung aksi penanaman pohon ini. "Kalau benar rencana ini, adalah sangat baik. Asal konsisten tidak membangun sarana fisik di sini. Kalau benar untuk menanam pohon, teruskan saja." ujarnya sembari menambahkan akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas penanaman di baksil. (lom/lom)











































