Demonstran Tuntut Janji Hade

Demonstran Tuntut Janji Hade

- detikNews
Senin, 22 Sep 2008 11:59 WIB
Demonstran Tuntut Janji Hade
Bandung - Puluhan pemuda dari berbagai ormas menagih janji Ahmad Heryawan-Dede Yusuf di masa kampanye menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar. Mereka berdemonstrasi di depan Gedung Sate sambil menggelar aksi teaterikal.

Para demonstran yang berjumlah sekitar 30 orang, tiba di depan Gedung Sate sekitar pukul 11.00 WIB, setelah melakukan long march dari Pusdai, Senin (22/9/2008). Mereka mengusung berbagai poster, bendera dan spanduk, serta menggunakan topi dari kertas yang dilipat berbentuk segitiga.

Tuntutan demonstran antara lain:
1.Diwujudkannya pendidikan gratis sebagaimana telah dijanjikan oleh pasangan Hade.
2.Terciptanya sistem birokrasi yang bersih dari kolusi dan korupsi, serta memberikan layanan yang prima terhadap masyarakat.
3.Kepala daerah mulai mencanangkan langkah-langkah yang sistematis dan terukur dalam rangka merealisasikan janji membuka satu juta lapangan kerja dan layanan kesehatan gratis.
4.Meninggalkan sentimen pribadi/kelompok, partai dan golongan serta memprioritaskan kepentingan rakyat sebagai fokus utama pembangunan.
5.Membuka ruang kritis yang selebar-lebarnya untuk mengoreksi dan mengevaluasi kinerja kepala daerah bagi semua elemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berorasi, para demonstran juga melakukan aksi teaterikal dengan membersihkan pagar Gedung Sate. Tidak itu saja, mereka juga mengepel lantai lobi Gedung Sate. "Ini adalah simbol dari Gedung Sate yang kotor dan perlu dibersihkan," ujar seorang demonstran.

Ada delapan bendera yang diusung, di antaranya bendera Aliansi Muda Mahasiswa Santri Jawa Barat, HIMA Persis, KPMI, BEM STAI Persis, INIKI (Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi) Jabar, ICHMAHI Jabar. Ada juga spanduk sepanjang tiga meter bertuliskan "Perubahan". Sementara poster yang mereka bawa bertuliskan; "Kesehatan Gratis?", "Pendidikan Gratis?", "Harapan Baru Jabar?", "Peryogi Buktos, Sanes Waos?", "Hade Jabar, Ges Hade?" serta "Mana Buktos 100 Hari teh?"

Perwakilan pendemo sempat masuk ke Gedung Sate ingin bertemu langsung dengan Hade, tetapi hanya diterima oleh Wawan Ridwan Asisten Daerah II Bidang Perekonomian. Hingga menjelang tengah hari, aksi tetap berlangsung tertib dikawal sekitar 15 petugas polisi. (lom/lom)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads