"Terima kasih. Lumayan buat sahur nanti," ujar Ujang yang saat itu sedang beristirahat di sekitar Tegallega, Jalan Otista. Ujang merupakan satu orang dari sekiaan banyak orang yang menjadi target dari Buah Batu Corp (BBC) yang sedang menyelenggarakan kegiatan amal 'Sahur On The Road'.
Sekitar 500-an orang dengan mengendarai 50-an mobil dan 150-an motor menyisir Kota Bandung. Mereka membagikan sekitar 600-an nasi bungkus dan baju bekas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, BBC juga mengadakan buka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan dan memberikan sumbangan kepada 120 anak yatim piatu.
"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami. Ini ketiga kalinya kita melakukannya," ujar salah seorang ketua BBC, Zulkifi Chaniago disela-sela pemberian nasi bungkus dan baju bekas di Tegallega.
Rombongan memulai perjalanan dari Jalan Buah Batu, Jalan Pungkur, Jalan Otista, Tegallega, Jalan Laswi, Jalan Sukabumi, Jalan Ahmad Yani, Cicaheum, Jalan Surapati, Gasibu, Jalan Panatayuda, Jalan Dipati Ukur, Jalan Ir Djuanda, Jalan Merdeka, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika, Alun-alun dan berakhir di Jalan Buah Batu.
Rombongan yang kawal oleh satu mobil polisi dari Polwiltabes Bandung sempat menimbulkan kemacetan ditiap persimpangan jalan. Konvoi kendaraan berjarak sekitar 700 meter ini nyaris tidak pernah terputus.
Bahkan saat membagikan nasi bungkus dan baju bekas di Jalan Merdeka, tepatnya di depan SDN Merdeka, selama 15 menit kendaraan tidak bergerak.
"Kami meminta maaf kepada masyarakat jika perjalanan mereka terganggu akibat kegiatan ini. Kami bukan bermaksud menyusahkan masyarakat yang lain," kata Zulkifi.
Rupanya bukan hanya BBC saja yang membagi-bagikan nasi bungkus, pantauan detikbandung, ada dua rombongan yang lain yang juga membagikan nasi bungkus. Mereka adalah rombongan mahasiswa Universitas Widyatama dan rombongan bobotoh Persib, Viking. (afz/ern)










































