Hendra (25) penjual baju pria dan wanita menyatakan dirinya tidak memberikan diskon khusus meskipun menjelang Lebaran.
"Lebaran kita nggak jual dengan diskon. Untuk harga sama-sama saja. Lebaran tidak terlalu berpengaruh," tutur Hendra saat ditemui detikbandung di lapaknya, Jumat (19/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tiap item pakaian dijual bervarasi. Hendra mengaku menjual tidak berdasarkan motif tapi merek. "Yang penting menjual di atas modal. Jika modalnya Rp 16 ribu dijual Rp 20 ribu. Tapi kalau untuk yang beli banyak bisa lebih murah," tutur Hendra yang juga menjual produknya ke luar kota.
Hal senada dituturkan Muchlis (33) yang menjual baju muslim untuk anak. Muchlish pun tidak memberikan harga khusus atau diskon pada pembeli. setiap harga pakaian sesuai dengan harga belanja. Dia mengaku tidak mengambil untung terlalu banyak.
Begitu pun dengan Tin Tin penjual batik dan kain sarung yang juga tidak memberikan harga khusus jelang Lebaran. "Harga khusus diberikan untuk yang beli banyak. Misalnya jika harga satuan sarung Rp 15 ribu kalau beli lima sarung bisa dijual Rp 13 ribu per sarungnya," ungkapnya.
(ema/ern)











































