Ribuan warga penerima BLT yang antre, dikagetkan dengan teriakan beberapa warga yang mengatakan ada warga yang pingsan. Nenek Ibah, warga Cikadut terlihat lemas dan langsung dibopong ke ruang tunggu kantor pos. Setelah diberi pertolongan pertama, selang 15 menit kemudian, Ibah sadar dari pingsannya.
"Teu kuat ema mah ngantre, panas jeung desek-desekan (engga kuat antre, panas dan berdesakan," ujar Ibah yang mengaku telah datang sejak pukul 08.00 WIB,
Akhirnya setelah diberi minum dan beristirahat sebentar, Ibah langsung menerima dana BLT dan diperbolehkan pulang.
Menurut salah seorang petugas kantor pos, Agus Suryana (54), antrean sengaja dilakukan di halaman belakang karena lebih representatif. "Kalau di depan banyak pintu kaca dan jalurnya juga pendek, makanya antre di gerbang belakang. Untuk tertib, kami buka tutup pintu gerbang," ujarnya.
Pencairan BLT dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Ada dua kelurahan yang antre di KPC Cicaheum, yaitu Karangpamulang sebanyak 1.195 dan Pasirlayung 736 RTS. Hingga berita ini diturunkan, ribuan warga masih antre. (ern/ern)











































