Hal ini disampaikan Nata Maulana yang merupakan Ketua Satgas Baksil Keluarga Mahasiswa ITB, saat dihubungi detikbandung, Rabu (17/9/2008).
"Saya agak meragukan pernyataan itu. Soalnya informasi yang kita peroleh izin mendirikan bangunan sudah keluar. Dan dari kata-katanya itu juga kan meragukan," ujar Nata.
Baksil menurut Nata, harus tetap pada fungsinya sebagai ruang terbuka hijau dan pihaknya akan terus menyiapkan data-data ilmiah terkait hal tersebut. "Intinya kita tidak setuju Baksil dialihfungsikan menjadi daerah komersil," tegas mahasiswa arsitektur 2006 itu.
Nata juga menuturkan, saat ini sudah sekitar 2.000 mahasiswa ITB yang menyatakan menolak alih fungsi Baksil lewat tanda tangan di spanduk. Selain itu, 70 persen dosen ITB pun dikatakannya ikut menolak.
Saat pelantikan Dada sebagai Wali Kota Bandung, Selasa (16/9/2008) kemarin, KM ITB pun menggelar aksi demo. Usai dilantik, Dada menyatakan bahwa pembangunan di Baksil dan PLTSa akan dihentikan jika tidak berwawasan lingkungan.
Foto: Aksi demonstrasi KM ITB saat pelantikan wali kota dan wakil walikota Bandung, Selasa (16/9/2008). (lom/lom)











































