"Itu adalah statemen yang tidak tulus. Bandung sudah kotor oleh mal, Punclut sudah habis dibabat. Jika memang Dada Rosada peduli dengan lingkungan maka hentikanlah pembangunan dengan alasan apapun," ujar budayawan dan aktifis lingkungan Bandung Tisna Sanjaya saat dihubungi detikbandung, Selasa (16/9/2008).
Menurut Tisna, Baksil sudah jelas menjadi hutan kota. Jangan sampai ada pembangunan lagi di kawasan Baksil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika Dada Rosada ingin monumental sebagai wali kota, ingin dicatat sebagai wali kota Bandung yang berprestasi, sudah jangan banyak alasan untuk tidak menanam pohon. Bukan sebaliknya," tegas Tisna.
Sebelumnya saat ditanya oleh wartawan usai pelantikannya menjadi wali kota Bandung periode 2008-2013, Dada Rosada akan menghentikan pembangunan di kawasan Babakan Siliwangi (Baksil), kawasan Punclut, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan pembangunan lainnya jika pembangunan tersebut tidak memiliki wawasan lingkungan.
"Lihat saja! Kalau pembangunannya berwawasan lingkungan kita lanjut, tapi kalau tidak jangan dilanjutkan. Semisal Babakan Siliwangi. Jika tidak dibangun, harus berwawasan lingkungan, kalau dibangun juga harus berwawasan lingkungan," ujar Dada Rosada, seusai pelantikan di Gedung Merdeka.
Menurutnya yang terpenting bukan masalah pembangunan dilanjutkan atau tidak, tapi proses dan dampak di lingkungannya nanti. (afz/afz)











































