Prioritas pembangunan Kota Bandung dipaparkan Heryawan, tidak boleh berorientasi kepada aspek materil semata. Ia menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya, setelah melantik wali kota dan wakil wali kota Bandung, di Gedung Merdeka, Selasa (16/8/2008).
"Kondisi Bandung merupakan harga mahal dari proses pembangunan yang mengutamakan aspek materil semata, serta kurang menyentuh aspek kelestarian lingkungan," jelas Heryawan di hadapan tamu undangan.
Untuk itu, imbuhnya, berbagai permasalahan perkotaan masih perlu diselesaikan secara komprehensif. Masalah yang disebutkan antara lain masalah lingkungan, kemacetan lalu lintas juga sarana transportasi.
Heryawan menilai, pembangunan Bandung selama ini menunjukkan pertanda positif. Namun, dalam prosesnya diharapkan lebih mengutamakan analisa mengenai dampak lingkungan, fungsi tata ruang dan estetika kota.
"Bangunan-bangunan bersejarah janganlah dirusak ataupun dihilangkan. Langkah ini merupakan salah satu upaya dalam menjaga predikat Kota Bandung sebagai kota jasa dan pusat tujuan wisata unggulan," paparnya. (ahy/lom)











































