Kepala BBKSDA Jabar Tubagus Unu Nitibaskara menyatakan dilepasnya ketujuh penambang tersebut merupakan wewenang pihak kepolisian.
"Saya belum tahu persisnya. Alasannya karena sekarang bulan puasa. Tapi kami ingin penyelidikan terus dilanjutkan. Kita nggak mau mereka dilepas begitu saja," ujar Unu saat dihubungi detikbandung, Sabtu (13/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami perlu tahu otaknya. Kami perlu data. Jika dilepas tidak diperiksa kami tidak mau. Semua harus dikasih pelajaran," ungkap Unu.
Pencurian Belerang di Papandayan sudah berlangsung selama dua minggu. Setiap harinya mengangkat 15 ton belerang. Pihak kepolisian dan BBKSDA saat ini turun tangan untuk mengetahui siapa dalang yang berada dibalik pencurian belerang tersebut.
(ema/ema)











































