Petugas tiket PD Kramatdjati agen Caringin Iwan Ridwan (36) saat ditemui di kantornya, Jalan Soekarno Hatta No 187 B, Kamis (11/9/2008) mengatakan terjadi penurunan jumlah pemudik tahun ini dibandingkan tahun lalu.
"Kalau tahun lalu 10 hari puasa ini, kita sudah menjual tiket bus tambahan. Tapi sekarang ini tiket bus reguler saja masih belum habis terjual," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk tahun ini, jumlah armada yang disiapkan sebanyak 40 bus dengan keberangkatan normal per hari tiga kali. "Nah biasanya kalau lebaran bisa sampai lima kali keberangkatan per hari. Kalau tahun ini belum tahu," katanya.
Iwan memperkirakan penurunan jumlah penumpang ini karena melemahnya daya beli masyarakat serta tren mudik sepeda motor. "Banyak warga yang memilih tak mudik ke kampung halamannya atau mudik dengan menggunakan motor," katanya.
Menurutnya mayoritas Kramatdjati melayani pemudik dengan tujuan Sumatera. "Yang ke Jawa tak sebanyak yang ke Sumatera," ungkapnya.
Untuk harga tiket sendiri, tambahnya, mengalami kenaikan secara bertahap hingga 100 persen. "Kita kan buka penjualan tiket sejak tanggal 18 Agustus lalu, nah setiap hari terjadi kenaikan harga tiket hingga 100 persen dibandingkan tarif normal," jelasnya.
Dia mencontohkan untuk tiket ke Palembang yang normalnya Rp 250 ribu saat ini menjadi Rp 500 ribu. Begitu pula ke Solo, yang biasanya Rp 120 ribu, saat ini bisa mencapai Rp 250 ribu. (ern/ern)











































