Buruh Eks PT NAINTEX Demo Pabrik dan Geruduk PN Bandung

Buruh Eks PT NAINTEX Demo Pabrik dan Geruduk PN Bandung

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 13:40 WIB
Buruh Eks PT NAINTEX Demo Pabrik dan Geruduk PN Bandung
Bandung - Sekitar seratusan buruh eks PT Naintex sekitar pukul 12.30 WIB datang ke PN Bandung, di Jalan RE Martadinata setelah sebelumnya melakukan aksi di pabrik tempat mereka dahulu bekerja, Jalan Cimuncang.

Dalam aksi ini para demonstran meminta PN Bandung menjadi mediator dalam lelang aset perusahaan.

"Kita kesini spontan karena kita ingin PN Bandung menjadi mediator dalam pelelangan yang ingin kita lakukan. Karena di tahun 2006 Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) sudah memenangkan gugatan karyawan yang akan melelang aset dari PT Naintex," ujar salah seorang demonstran, Dadang Hikmat disela-sela orasinya di depan kantor PN Bandung di Jalan RE Martadinata, Selasa (9/9/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi mantan karyawan PT Naintex tersebut didasari karena sampai saat ini, lebih dari 900 orang karyawan belum memperoleh pesangon saat mereka dipecat karena PT Naintex bangkrut.

"Sejak Mei 2006 perusahaan tutup. Sejak itu, nasib karyawan tidak jelas. Mereka terus berusaha menagih uang PHK dengan beberapa kali berunjuk rasa di pabrik dan bahkan sempat mendatangi rumah pemilik perusahaan," kata Dadang menambahkan.

Dadang lebih lanjut menuturkan bahwa lelang aset perusahaan telah dilakukan oleh pihak manajemen sebanyak 9 kali. Terakhir lelang, penawaran hanya Rp 20 miliar sedangkan perusahaan menginginkan Rp 42 miliar.

"Kita tidak peduli berapa harga lelang. Yang penting hak kita terpenuhi oleh pihak manajemen. Sudah 2,5 tahun hak kita tidak dibayarkan. Untuk membayar pesangon 900 orang karyawan hanya butuh Rp 12 miliar," kata Dadang.

Namun Dadang tidak mengetahui secara rinci pesangon yang diingikan mantan karyawan PT Naintex tersebut. "Bermacam-macam, tergantung lama kerjanya," kata Dadang singkat.

Awalnya aksi ini tidak ada pengawalan dari polisi. Baru setelah aksi berlangsung selama satu jam, satu truk Dalmas dari Polresta Bandung Tengah datang.

Saat ini massa masih bertahan di PN Bandung, mereka menggelar aksi teaterikal yang diikuti oleh teriakan 'duit, duit'. Mayoritas demonstran adalah ibu-ibu yang membawa anaknya. Tidak terjadi kemacetan karena demonstran melakukan aksinya di halaman PN Bandung. (afz/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini