Ramai Sapi Gelonggongan, Penjual Daging Mengeluh

Ramai Sapi Gelonggongan, Penjual Daging Mengeluh

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2008 12:02 WIB
Ramai Sapi Gelonggongan, Penjual Daging Mengeluh
Bandung - Penjual daging sapi di Bandung mengaku sempat mengalami penurunan penjualan sekitar 25 persen akibat pemberitaan media mengenai daging gelongongan dan tercemar cacing.

"Saya nggak tahu pastinya berapa kilo satu hari yang terjual, yang pasti 25 persen kita turun," ujar Eneng (41), saat ditemui di pasar Sederhana, Bandung (9/9/2008).

Setelah dihantam pemberitaan penjualan daging gelonggongan, Eneng menuturkan banyak konsumen yang selalu menanyakan apakah daging yang dijualnya asli atau gelonggongan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiap konsumen yang beli selalu tanya apa dagingnya asli atau tidak, terus saya jawab silakan pegang saja dagingnya," ujar Eneng menjelaskan.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa selama bulan puasa ini Eneng mampu menjual sampai dengan 5 ekor sapi per hari. Ini merupakan peningkatan dari hari biasanya. "Hari biasa mah kita cuma 1 atau 2 ekor sapi," kata Eneng.

Harga jual pun lebih mahal dibandingkan hari biasa. Jika hari biasa Rp 52 ribu per kg, maka saat bulan puasa Eneng jual daging sapi dengan harga Rp 56-57 ribu per kilogramnya.

"Lebaran sudah pasti akan naik lagi. Itu mah biasa. Harga daging jelang lebaran bisa sampai Rp 65-70 ribu," tutur Eneng. (ahy/ern)


Berita Terkait