Mampus Lawan Politisi Busuk

Mampus Lawan Politisi Busuk

- detikNews
Senin, 08 Sep 2008 12:38 WIB
Bandung - Masyarakat Melawan Politisi Busuk (Mampus) deklarasi perlawanan terhadap politisi busuk di Babakan Siliwangi (Baksil). Dalam waktu 2 bulan mereka akan mencari politi busuk yang mencalonkan diri menjadi caleg.

"Dalam 2 bulan ini Mampus akan cari profil dari nama-nama anggota yang akan mencalon menjadi caleg di DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota Kabupaten. Kita akan menilai apakah mereka termasuk politisi busuk. Nanti akan kita umumkan di dapilnya masing-masing," ujar Koordinator Presiden Mampus Jabar Surya Wijaya saat ditemui detikbandung di Baksil, Senin (8/9/2008).

Dalam deklarasinya, Mampus mencontohkan anggota Komisi IV DPR RI Alamin Nasution ditahan oleh KPK. Serta seluruh anggota Komisi IX DPR RI yang disebut menerima dana dari BI dengan total 21,6 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika tidak ingin membaca berita seperti itu lagi jangan pilih politisi busuk dalam pemilu," kata Surya.

Surya juga menambahkan bahwa deklarasi kali ini merupakan deklarai yang kedua. Sebelumnya mereka melakukan deklarasi yang sama di tahun 2004.

"Kami juga menyebutkan beberapa nama tahun 2004 misalnya Pazka Suzeta. Sekarang dia terbukti politisi busuk," jelas Surya.

Sekitar 5 menit deklarasi dibacakan, sepanjang dibacakan deklarasi tersebut mereka yang hadir mendengarkan dan usai deklarasi dibacakan mereka berteriak 'Hidup Mampus'.

Sebanyak 15 orang hadir dalam deklarasi tersebut. Mereka berasal dari LBH Bandung, Walhi, Kaliamandira, BPKLTS, Mahasiswa Unisba dan lain-lain. Setelah deklarasi mereka, satu mobil polisi terlihat. Namun saat deklarasi tidak nampak satu orang pun petugas kepolisian. (ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini