Ribuan jamaah haji tersebut datang sekitar pukul 09.00 WIB. Sambil membentangkan beberapa spanduk dan poster, beberapa perwakilan jamaah melakukan orasi secara bergantian di atas mobil pick up yang dijadikan mimbar orasi.
Dadan Busataul Wildan, Koordinator Forum Komunikasi Jamaah Haji Indonesia, menyatakan kedatangan para jamaah dari 25 kabupaten dan kota di Jabar untuk mendesak agar SK gubernur tentang kuota haji dipertahankan.
"Jika SK tentang kuota haji ini tak dipertahankan, maka akan banyak mudhorotnya. Banyak para jamaah yang sudah memiliki visa dan membayar penuh maka akan gagal berangkat. Kami minta masalah ini jangan ditunggangi oleh kepentingan politik," tegasnya.
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan jamaah haji Bekasi yang menggugat agar SK gubernur tentang kuota haji dicabut.
Hingga berita ino diturunkan, sekitar 22 calon jamaah haji melakukan audiensi langsung dengan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan. Sementara ribuan calon jamaah haji lainnya berada di luar. Akibat aksi ini, jalan Diponegoro ditutup. (ern/ern)











































