Dalam aksi unjuk rasa itu, mereka menuntut agar pemerintah dan pertamina melakukan operasi pasar untuk menekan harga minyak tanah dan gas yang tinggi di pasaran. Usai melakukan aksinya, mahasiswa keluar dari kantor pertamina sambil berjalan mundur.
"Setelah adanya konversi dari minyak tanah ke gas, maka pemerintah dan pertamina mesti memberikan harga gas yang terjangkau kepada masyarakat," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, mahasiswa ini berdemo di depan Gedung Sate. Kemudian bergerak menuju kantor Pertamina yang jaraknya sekitar 150 meter. Di tempat ini mereka memberikan pernyataan sikap.
Sebelum sholat Jumat, aksi mereka di kantor Pertamina berakhir. Setelah itu, mahasiswa keluar dengan berjalan mundur berbarengan. Bahkan, di antaranya ada yang tanpa menggunakan alas kaki. Sementara puluhan petugas polisi tampak berjaga-jaga. (bbp/ern)










































