Saat ini, persedian labu darah hanya 2.492 labu. Dibandingkan bulan lalu yang mencapai 8.855 labu, jumlah ini menurun drastis.
"Permintaan darah tiap harinya cukup tinggi, antara 300 hingga 400 labu. Nah, kalau tidak bertambah persediaan ini hanya cukup seminggu," kata Kepala Unit Darah PMI Kota Bandung, dr. Chairul Amri saat ditemui detikbandung di kantornya di Jalan Aceh, Jumat (5/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu juga dari 4 unit mobil layanan donor darah yang biasanya berkeliling, di bulan puasa hanya 2 unit mobil. Padahal satu mobil itu bisa memperoleh 40 labu darah. Hal tersebut karena memang tidak ada yang mau mendonorkan darahnya di bulan puasa ini," ujar Chairul.
Chairul juga menjelaskan bahwa hampir tiap tahunnya di bulan puasa kondisi ini terus terjadi.
"Hampir tiap tahun di kota-kota yang masyarakatnya mayoritas beragama Islam, jumlah pendonor turun. Mungkin karena bulan puasa ini mereka urung mendonorkan. Padahal menjelang lebaran, permintaan darah meningkat. Karenanya saya mengimbau kepada warga yang tidak berpuasa dan non muslim untuk donorkan darahnya," pinta Chairul.
Untuk saat ini pihak PMI Kota Bandung memprioritaskan permintaan labu darah untuk Kota Bandung saja. Kota-kota lainnya seperti Indramayu, Sumedang, Garut, Cianjur dan sekitarnya sementara tidak akan dilayani.
(afz/ern)











































